Profil Desa Mancagar

06 Agustus 2024
Administrator
Dibaca 37 Kali

Desa Mancagar adalah salah satu desa pemekaran dari Desa Garawangi  yang ada di Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. pada awalnya dengan sebutan Dusun Mancagar / Kampung Wage Desa Gandawangi Kabupaten Kuningan. Dan pada tahun 1942, Dusun Mancagar mekar dari Desa Garawangi dan merubah nama, dari Gandawangi menjadi Desa Mancagar

 

Geografis

Luas wilayah Desa Mancagar adalah 37.25 Ha, secara umum Desa Mancagar terletak pada ketinggian 400 Mdpl (Meter dari permukaan laut ) dengan kontur permukaan  tanah 100 %  dan 0% berupa lereng. Iklim Desa Mancagar, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia  mempunyai Iklim Kemarau dan Penghujan, dengan Curah hujan 2000 Mm, Suhu rata – rata  220C malam hari dan 350C di siang hari. Hal tersebut  mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Mancagar Kecamatan Garawangi sehingga mancagar secara tipologi disebut desa pesawahan.

Wilayah Desa Mancagar terdiri dari 5 (lima) dusun yaitu :

  1. Dusun Puhun 
  2. Dusun Pahing 
  3. Dusun Manis 
  4. Dusun Wage 
  5. Dusun Kliwon

 

Batas Wilayah

Desa Mancagar terletak di sebelah utara wilayah Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Secara administratif Desa Mancagar berbatasan dengan desa-desa sebagai berikut :

Utara Desa Sindangagung
Timur Desa Sukamulya
Selatan Desa Garawangi
Barat Desa Citiusari

 

Data Orbitrasi

Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan     1 km
Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota     7 km
Jarak dari Pusat Pemerintahan Provinsi 180 km
Jarak dari Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara/ Pusat  350 km

 

Penduduk

Perkembangan kependudukan di Desa Mancagar secara umum dari tahun-ketahun selalu menunjukan peninkatan walaupun tidak signifikan, sampai dengan akhir tahun ini jumlah penduduk Desa Mancagar sebanyak 1.810 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 857 jiwa, perempuan 803 jiwa dan jumlah kepala keluarga sebanyak 477 KK.

 

Keadaan Ekonomi

Penduduk Desa Mancagar sebagian besar bekerja sebagai petani, buruh tani, buruh kebun, tukang kayu, buruh bangunan, usaha kios/warung (penjual keliling), peternak, pabrik pengilingan padi dan usaha ternak. Sedangkan potensi desa yang paling menonjol adalah potensi persawahan (petani padi).

Dengan melihat gambaran potensi yang ada di Desa Mancagar terutama sumber daya alamnya dan didukung sarana jalan dan jembatan penghubung antar desa sudah memadai. Adapun pemeliharaan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang ada maupun jalan terutama yang mengalami kerusakan sehinggai mampu memperlancar aktivitas warga maupun perekonomian Desa Mancagar yang mayoritas masyarakatnya adalah petani dan pekebun. Pemeliharan dan pengawasan tersebut penting untuk disadari oleh bersama supaya terciptanya Gotong Royong.

 

Fasilitas

Kesehatan

Di bidang kesehatan, fasilitas dan sarana kesehatan di desa ini masih terbatas. Baru tersedia Polindes/Poskesdes berjumlah 1 unit dan 2 unit Posyandu serta 1 unit praktik Bidan[1]. Jumlah tenaga medis di desa ini adalah 1 orang bidan.

Pendidikan Formal dan Non Formal

Sarana pendidikan di desa Mancagar terdiri : 

PAUD Saluyu

SDN Mancagar

MD Rijalul Godhi

Pon Pes Khoirul Marzuq


Tempat Ibadah dan Keagamaan

Untuk menunjang kehidupan beragama di desa ini terdapat fasilitas tempat ibadah berupa masjid (1 unit), mushalla (9 unit).

Majlis Ta'lim Annisa